4. Teori-teori Dalam Kurikulum
Pertama kita membahas tentang teori ilmiah terlebih dahulu, fungsinya, dan beberapa karakteristiknya, dan kami beralih dari teori ini ke teori pendidikan. Dan membandingkan teori pendidikan dengan teori ilmiah. Kami unggul dalam teori bab ini dalam kurikulum.
Teori dalam kurikulum, dan tempatnya diantara teori-teori di bidang pengetahuan sistematis ,
Menurut Beauchamp bahwa semua teori terbagi menjadi tiga bagian besar dari pengetahuan, yaitu :
1. Ilmu humaniora
2. Ilmu alam
3. Ilmu sosial
Ketiga bagian inilah yang diantaranya termasuk bidang pengetahuan organisasi yang diakui saat ini.
Ilmu humaniora adalah ilmu pengetahuan yang meliputi sastra, filsafat, agama dan music (seni). Ilmu alam termasuk ilmu fisika, kimia, tanaman dan hewan. Kemudian ilmu social meliputi sosiologi, psikologi, antropologi dan ekonomi.
Dari bidang-bidang ini muncul teori-teori dalam bidang yang disebut oleh Beauchamp, sebagai bidang ilmu terapan, antara lain arsitektur, teknik, hukum, kedokteran dan pendidikan.
Pendidikan bukan ilmu itu sendiri, melainkan sekelompok kegiatan praktis yang dihubungkan oleh tujuan bersama.
Teori dalam bidang pengetahuan terapan, memperoleh kredibilitasnya dari teori-teori di bidang pengetahuan terorganisir yang darinya teori tersebut muncul. Demikian pula, teori-teori pendidikan bersumber dari, dimiliki dan muncul dari teori-teori di bidang ilmu terorganisisr seperti filsafat dalam ilmu humaniora, fisiologi dalam ilmu alam, psikologi dan sosiologi dalam ilmu social.
Teori dalam pendidikan dibedakan menjadi subbagian yaitu teori dalam manajemen, teori dalam bimbingan dan konseling, teori dalam kurikulum, teoro dalam pengajaran dan teori dalam evaluasi, dan masing-masing subbagian teori dalam pendidikan dapat dibagi kembali, sehimgga teori dalam kurikulum dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu, desain kurikulum yang tercakup dan bagian yang berhubungan dengan teknik. Devisi ini juga dapat mencakup teori-teori dasar kurikulum, tujuan, isi, evaluasi dan pengembangan.
Pembagian semacam itu yang dikemukakan oleh Beauchamp dapat membantu dalam memahami teori dalam kurikulum dari jalinan teori dalam pendidikan, dan dari pernyertaan teori dalam bidang pengetahuan yang terorganisir.
Sumber: Ibrahim Bayuni Amirah, كتاب المنهج وعناصره, (Kairo: Dar al Ma'arif, 1991), halaman : 61
No comments:
Post a Comment